kategori

welcome to my blog

Sabtu, 15 Oktober 2011

Perkenalan Yang Berubah Menjadi Pertengkaran

Terkadang apa yang kita harapkan tidak berjalan seperti apa yang kita inginkan, kadang kita bisa terjerumus dengan sikap baik kita,  kadang pula kita bisa terjerumus karena sikap kita yang terlalu negatif. Seperti cerita yang akan penulis ceritakan ini.

Di suatu desa ada gadis yang cantik dia sangat pemberani, tetapi dia takut sekali dengan rayuan laki-laki, karena dia selalu ingat pesan ibunya "Jangan pernah kamu mau di ajak oleh laki-laki yang belum kamu kenal karena nanti kamu bisa di culik." Seharusnya seusia dia sudah tidak khawatir dengan ucapan ibunya seperti itu, dia sudah besar sudah bisa tau mana yang benar dan mana yang salah, tetapi karena ketakutannya dan penurutnya anak ini dia tak pernah mau di ajak seseorang walaupun dia sangat membutuhkannya.

Pagi itu dia berangkat sekolah dia berjalan seorang diri, ada seorang laki-laki yang menghampirinya, "Adex ayuk bareng sama om!", jawabnya (dengan menundukan kepala), "Nggak om, terimakasih atas ajakannya, saya mau jalan saja." Sesampai dia di sekolah dia hanya diam duduk dan mengamati sekeliling halaman sekolahnya.

Pada suatu ada pengumuman di sekolahnya pada perayaan HUT RI akan di adakan perlombaan salah satunya menyanyi, dia sangat tertarik dengan lomba itu, dengan tatapan malu dia bercerita pada temanya, "sebenarnya aku ingin sekali ikut perlombaan itu, dulu aku pernah ikut pementasan di desa ku, tapi aku malu, menurut kamu aku harus gimana." Jawab temannya dengan senang, "Menurutku kamu harus mengajukan pada panitia, kamu harus mengasah kemampuan bernyanyi kamu, aku yakin kamu pasti bisa." Jawabnya (gemetar), "Aku malu gimana ya tapi aku pengen ikut,hm........aku bingung." Dengan tersenyum temannya menjawab, "Tenang aja kamu pasti ikut." Dia heran terdiam mendengar jawaban temannya.

Dua hari kemudian pengumuman peserta yang mengikuti pementasan, di akhir pengumuman, "Kensin Margalena, ini semua daftar nama yang akan mengikuti pementasan," kata panitia.

Kensin nama gadis itu dan dia sangat terkejut heran karena dia tak pernah memasukan namanya ke daftar itu. Dia melihat kearah sahabatnya itu denngan tersenyum dia, "Kaukan yang memasukkaku ke daftar nama pementasan itu?" Jawab Herlin (dengan tersenyum), "hehe.............iya abis kamu nggak daftarin diri terus pas kamu cerita aku kasian banget sama kamu, aku takut aja kamu kecewa karena nggak gunain kesempatan ini."  "Hu'uh kamu ini kenapa nggak bilang dulu sama aku, tapi.........makasih ya udah daftarin aku, hehe..........." (jawabnya dengan tergelitik).

Tiga hari berlalu dia telah menyiapkan lagu dan kostumnya, dia sangat gugup dengan penampilannya nanti. Tapi semangat sahabatnya itu tak pernah berhenti hingga dia tetap semangat dan percaya diri penampilannya akan menjadi penampilan yang terbaik.

Satu per satu peserta telah menampilkan penampilan terbaiknya kini saatnya penampilan Kensin, Kensin sangat gemetar takut salah dengan penampilannya. Setelah penampilannya selesai dia banyak mendapatkan tepukan tangan dari penonton dari lingkungan sekolah dan luar sekolah. Sejak saat itu dia selalu ikut pementasan baik hanya sekedar menghibur maupun lomba dan hasilnyapun sangat memuaskan, setelah dua tahun berlalu berkipra di blantika musik dia mendapat tawaran awalnya sich hanya iseng seorang cowok namanya wahyu dia dapat info dari temannya bahwa di sekolah itu ada seorang gadis yang dapat menynyi dengan suara yang sangat merdu, kebetulan Wahyu membutuhkan vokalis baru, siang itu dia bertemu dengan Kensin, "hay.........aku Wahyu bisa kita bicara sebentar?" (sambil berdiri di pinggir jalan). "Ya, bicara aja, ada apa ya?" "Bisa kita keluar malam ini ada yang ingin aku bicarakan dan sebagai perkenalan." "Gak bisakah kita bicarakan disini aja?" "Aku gak bisa keluar apalagi malam." "Kalau gitu kamu bisa menyanyi?" "Ya, memangnya kenapa?" "Aku ingin mengajakmu bergabung denggan bandku mau?" "Makasih tapi aku belum tertarik dengan tawaran itu akku inginmenyelesaikan study ku dulu." "Gimana kalau kita latihan dulu kalau kamu cocok dengan kita kamu bisa bergabung." "Mmmmmm...........(sambil berfikir) ok lah kalau begitu aku setuju, dimana kita bisa bertemu?" "Di studio dekat sini arah barat!" "Iya dech, tapi aku bawa teman nnggak keberatankan?" "Nggak apa-apa aku malah senang nanti biar tambah rame."

Hari minggu dia pergi dengan orang yang selalu disuruh ibunya menemani Kensin kemanapun Kensin keluar rumah. Setelah pertemuan itu Kensin menyetujui untuk bergabung dengan group band yang Wahyu dirikan, tapi malam lebaran tiba Wahyu menyatakan ccinta pada Kensin, tapi Kensin menolaknya karena ada cowok yang dia tunggu laki-laki itu berada jauh dengan Kensin untuk bertemu saja harus menempuh waktu satu hari satu malam. Tapi dengan rasa tidak percaya Wahyu tetap menginginkan Kensin menjadi kekasihnya. Tapi Kensin tetap menolak, Wahyu dengan wajah murungnya karena di tolak dia langsung pergi tanpa pamit dan melaju cepat dengan motornya itu.

Inilah terkadang sifat baik dengan seseorang nggak sebanding dengan keinginan awalnya hanya perkenalan tapi bisa jadi bumerang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar